www.cukasihsejahtera.org – Selasa 5 April 2022 Yang Mulia Uskup Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku Pr, didampingi Wakil Bupati TTU dan Ketua DPRD TTU menghadiri panen simbolis kacang tanah seluas 27 ha di Komunitas Basis ( Kombas) Hidup Baru Desa Humusu Sainiup dampingan Credit Union (CU) Kasih sejahtera Kantor Pelayanan Pantura.
Kegiatan panen simbolis ini dimulai dengan ceremoni penjemputan adat oleh tokoh adat dari kuanik Desa Humusu Sainiup kemudian dilanjutkan Perayaan Ekaristi langsung pada lahan kacang tanah milik anggota yang dipimpin langsung oleh Uskup Atambua didampingi oleh sejumlah imam.
Dalam kotbahnya Uskup Atambua mengapresiasi langkah yang di lakukan oleh CU kasih sejahtera untuk meningkatkan kualitas hidup anggota dalam bidang pemberdayaan anggota.
“Saya bangga karena ini awal memimpin misa bersama umat yang berlangsung di kebun”. Untuk itu harus mengucap syukur walaupun sedikit ‘tanam harus mengucap syukur panen juga harus mengucap syukur”. Ucap Uskup Domi.
Uskup Atambua juga mengajak semua yang hadir untuk selalu bersyukur dan tidak perlu bermimpi untuk hal besar karena memulai dari hal kecil pasti dihargai oleh Tuhan Yang Maha Esa.
“Terima kasih untuk kombas hidup baru yang bekerja keras sehingga hari ini kita bisa berkumpul untuk panen tidak usah kita bermimpi untuk hasil yang terlalu besar kita punya pekerjaan pasti dihargai Tuhan”. Ucapnya.
Uskup Domi juga memberikan tugas kepada dua paroki yang ada di wilayah pantura untuk mendirikan sebuah salib di tempat tinggi sebagai simbol dari salib Tuhan Yesus.
Kedepan tugas untuk 2 paroki yakni paroki Manamas dan paroki Fafinesu agar mencari pohon cemara yang lurus dan kuat untuk mendirikan salib di tempat yang paling tinggi karena di kota-kota besar punya gedung yang tinggi ditempat ini kita punya salib Tuhan Yesus harapnya.
Sementara itu Romo Syprianus Tes Mau, Pr selaku Ketua Pengurus CU Kasih Sejahtera dalam sambutannya mengatakan gerakan pemberdayaan yang ada di CU Kasih Sejahtera dari waktu ke waktu menemukan performa yang terbaik karena banyak kombas yang dibentuk menurut gagasan CU Kasih Sejahtera dan banyak orang mulai berpikir untuk memberdayakan hidupnya setiap hari.
Menurutnya,sistem kerja yang sudah dibangun dalam kombas lewat usaha produktif sesuai dengan apa yang diharapkan lembaga.
Panen kacang tanah diatas lahan 27ha ini merupakan bukti, lewat kombas dan pendampingan pemberdayaan CU Kasih sejahtera anggota mulai menata tanah yang selama ini tidak olah menjadi lahan kacang tanah yang begitu subur dan menghasilkan uang untuk kesejahteraan hidup dalam keluarga.
Mantan Bendahara Pengurus CU Kasih Sejahtera periode sebelumnya itu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota kombas hidup baru dan tim pemberdayaan yang sudah bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada tim pemberdayaan yang sudah bekerja sama dengan anggota untuk menginternalisasikan konsep laudatosi ( mari menghijaukan bumi)” ungkap Romo sipry atau yang biasa di panggil Rosy.
Semoga dengan adanya kegiatan ini banyak orang yang mendengar banyak orang yang melihat dan menyaksikan tentang hasil panen kacang tanah yang berlimpah juga turut termotivasi memberdayakan hidupnya, berjuang untuk hidupnya, kerja lebih serius, tekun dan cerdas supaya hidup tidak disia-siahkan.
“Untuk apa kita pergi jauh-jauh ke negeri orang padahal di tanah sendiri masih bisa banyak menghasilkan rejeki yang cukup untuk makan minum dan kesejahteraan hidup”.Tandasnya
Dalam Kesempatan yang sama Wakil bupati Timor Tengah Utara Drs. Eusebius Binsasi dalam sambutannya meyampaikan apresiasi kepada Komunitas Basis Hidup Baru yang dengan kekompakan dan kerja sama yang baik bisa menciptakan usaha produktif untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dalam keluarga.
“Saya merasa terharu karena baru pertama kali misa bersama uskup langsung di kebun,ini langkah yang baik dari keuskupan untuk mendukung ekonomi umat pemerintah akan tetap mendukung dan harapan saya kedepan pemerintah gereja dan CU kasih sejahtera bisa bersinergi bekerja sama untuk mendukung usaha petani” ucapnya.
Sementara itu Ketua DPRD TTU Hendrikus F Bana dalam kesempatan mengapresiasi kepada kombas Hidup Baru karena dengan jumlah anggota yang sedikit mampu menghasilkan kacang tanah dalam jumlah besar.
Hanya beranggotakan 9 Kepala Keluarga mereka mampu bekerja sama dengan baik sehingga mampu menghasilkan luas lahan 27 ha ini sangat luar biasa dan patut menjadi contoh dan ditiru oleh petani TTU ungkapnya
Menurutnya, dunia sekarang dengan yang sudah lalu sangat berbeda. Apabila kita tidak bekerja maka kita akan ketinggalan.
Semoga lewat peristiwa yang terjadi hari ini menjadi contoh yang positif untuk semua “Tmeup on atef tah on usif” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama Dedianus Haki selaku Ketua Kombas Hidup Baru menyampaikan terima kasih atas dukungan dari CU Kasih Sejahtera yang terus mendampingi lewat staf pemberdayaan baik dari KP Pantura maupun kantor pusat .
Terima kasih karena sudah merubah pola pikir dan sistem kerja kami yang selama ini bekerja sendiri tetapi dengan bekerja bersama menghasilkan luas lahan yang menjanjikan ucapnya
Semoga dengan panen simbolis ini ada perhatian dari banyak pihak baik pemerintah dan gereja untuk membantu memasarkan hasil kacang tanah kami .harapnya
Sebagai informasi hadir juga dalam kegiatan panen simbolis ibu Wakil ketua PKK kabupaten TTU ,Kadis Perindag, Camat Insana Utara bersama jajarannya ,Kapolsek Insana Utara ,perwakilan dari TNI 1603 pengurus, pengawas CU Kasih sejahtera General Manajer bersama manejemen serta aktivis CU Kasih sejahtera yang berasal dari 13 kantor pelayanan di 3 kabupaten yakni Belu TTU dan Malaka.( Mus)

