www.cukasihsejahtera.org – CU Kasih Sejahtera (CUKS) hadir dengan visi menjadi lembaga pemberdayaan yang terpercaya dan profesional, berbasis komunitas di wilayah Keuskupan Atambua, terus berkomitmen mengamalkan misinya untuk meningkatkan kualitas hidup anggota melalui pendidikan dan pelatihan yang bermutu, pelayanan keuangan yang prima dan pendampingan yang berkelanjutan.
Dalam upaya mendukung visi dan misi tersebut, Kantor Cabang (KC) Kefamenanu memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) usaha ternak babi bagi utusan anggota Komunitas Basis (Kombas) di Aula Kantor Lurah Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kamis (23/02/2023).
Tujuan dari pendidikan ini adalah untuk meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan anggota dibidang Peternakan Babi sehingga kedepan anggota bisa merubah cara dan pola pikir lama yang sudah diterapkan secara turun temurun. Fasilitator pendidikan ini adalah Romo Seferino Afat, Pr. Beliau adalah Ketua Pengawas CUKS dan seorang Imam yang dipercayakan oleh Yang Mulia Uskup Atambua untuk mengurus peternakan babi milik Keuskupan Atambua di Haliwen.
Para peserta kegiatan ini berjumlah 40 orang yang merupakan utusan dari 11 Kombas dampingan CUKS KC Kefamenanu, dimana mereka begitu antusias menyimak penyampaian materi fasilitator terkait Manajemen Kandang, Takaran Pakan Sesuai Umur Ternak, Analisa Usaha dan Cara Mengantisipasi Penyebaran Virus African Swine Fever (ASF).
Berdasarkan sharing pengalaman para peserta bahwa selama ini beternak babi dengan cara tradisional yakni pembuatan kandang seadanya, pemberian pakan basah, tidak memiliki analisa usaha dan beternak dalam skala kecil.
Para peserta kegiatan yang diwakili oleh Adamsius Ahoinnai, S.Pd, menyampaikan terima kasih kepada Romo Aje sebagai fasilitator atas kerelaan waktu dan ilmu yang sudah dibagikan dan mereka berkomitmen untuk merubah cara beretnak babi dari pola tradisional yang sudah mereka praktekan selama ini.
Romo Aje mengapresiasi Kombas di KC Kefamenanu yang sudah mengutus anggotanya untuk mengikuti kegiatan ini terutama didominasi oleh ibu-ibu dan berharap agar anggota Kombas yang merupakan anggota CUKS harus memiliki keyakinan tinggi dan berani beternak dalam skala yang lebih besar.
Fasilitator juga berharap setelah mengikuti pendidikan ini, para peserta membagikan pengalaman ini kepada anggota kombas lainnya agar lebih profesional dalam beternak yakni adanya manajemen waktu, memperhatikan tata letak dan kebersihan kandang, membuat catatan analisa usaha secara teratur, pandai memilih jenis babi sehingga tidak kesulitan dan bisa bersaing dalam pemasaran. – (Stenly)


1 Komentar
semoga bermanfaat