CU Kasih Sejahtera Kembali Melaksanakan “TOT PENDAMPINGAN KOMUNITAS BASIS” Kerjasama dengan Yayasan Mitra Tani Mandiri ( YMTM )

0
Direktur YMTM, Ir. Yosef Maan hadir sebagai pemateri pada TOT kali ini (foto: Dok. CUKS)

cukasihsejahtera.org Credit Union (CU) Kasih Sejahtera kembali melaksanakan TOT Pendampingan Komunitas Basis bagi seluruh aktivis yang bergerak dalam bidang pemberdayaan. TOT pendampingan ini, CU Kasih Sejahtera bekerjasama dengan Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM). Diklat ini dilaksanakan di Wisma Emaus Pastoral Center (EPC) Keuskupan Atambua pada tanggal 11 – 14 September 2019.

Peserta yang hadir dalam diklat ini berasal dari unsur Pengurus 1 orang, Komite 10 orang, Pokti 17 orang, Deputi 1 orang, Manager KP 2 orang dan Staf Pemberdayaan 10 orang.

Direktur YMTM, Ir. Yosef Maan hadir sebagai pemateri pada TOT kali ini (foto: Dok. CUKS)

CU Kasih Sejahtera telah menentukan peta perjalanan 5 tahun ke depan dalam strategic planning dan business plan serta menetapkan visi dan misi yang fokus pada pemberdayaan hidup bagi seluruh anggotanya. Sampai saat ini CU Kasih Sejahtera telah memiliki 502 komunitas basis dengan jumlah anggota komunitas basis sebanyak 5.485 orang. Anggota komunitas basis ini didampingi setiap saat agar  mampu membangun hidup mandiri dan mewujudkan impian hidupnya bersama CU Kasih Sejahtera. Berdasarkan pertimbangna inilah, setiap tahun CU Kasih Sejahtera selalu memprioritaskan pendampingan dan pemberdayaan yang berkelanjutan bagi seluruh anggotanya.

Pendidikan dan pelatihan ini dibuka dengan resmi oleh Clarentia Naben, selaku anggota pengurus bagian diklat dan pemberdayaan CU Kasih Sejahtera. Dalam sambutan pembukaan, Clarentia menegaskan pentingnya pembelajaran yang terus-menerus. Pembelajaran yang paling bagus adalah belajar dari pengalaman.

Diharapkan semua anggota komunitas basis terus berupaya belajar dari pengalaman dan melakukan inovasi pemberdayaan agar komunitas basis sebagai akar rumput pemberdayaan dalam CU Kasih Sejahtera, memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi keluarga tanpa terlepas dari spirit sosial yang perlu terus ditumbuhkan,”  demikian Clanrentia dalam sambutan pembukaan.

Fokus utama dalam tahun buku 2019 adalah mempersiapkan tenaga pendamping komunitas basis yang siap dan mau dengan sukarela membantu menghantar orang – orang kecil yang bergabung dalam komunitas basis, untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik dari aspek sosial maupun ekonomi.

Para Peserta TOT semangat mengikuti setiap kegiatan (foto: Dok. CUKS)

Diklat kali ini lebih mendalami tentang model kepemimpinan partisipatif dalam mengorganisir komunitas basis, Model Pendidikan Orang Dewasa dalam pemberdayaan, Penumbuhan Organisasi Masyarakat, Penguatan Kelompok, Analisa Sosial berbasis kebutuhan, Peran, Fungsi dan Tugas Pendamping, Identifikasi Usaha dan pendekatan masyarakat dalam pengembangan usaha. by :Herry Kedati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here