cukasihsejahtera.org – Kopdit CU Kasih Sejahtera kembali menggelar Diklat Penyegaran Kelompok Inti yang terjadi pada tanggal 06 – 07 Maret 2018, di Aula St. Dominikus – Emaus, Atambua, Kabupaten Belu.
Kelompok Inti (baca: Pokti) Kopdit CU Kasih Sejahtera adalah bagian penting dari Lembaga Pemberdayaan tercinta ini. Bila Kopdit CU Kasih Sejahtera ibarat sebuah pohon, maka Pokti adalah akarnya. Betapa pentingnya akar dari sebuah pohon. Akarlah yang bersentuhan langsung dengan tanah. Akar yang membuat pohonnya berdiri kokoh, berdaun rimbun, berbunga dan berbuah sarat. Singkatnya, akarlah yang mengeban tugas untuk menumbuhkan, mengembangkan, dan menghidupkan pohon dirinya. Maka, dapatlah dibayangkan betapa pentingnya Kelompok Inti (Pokti) dalam tubuh Kopdit CU Kasih Sejahtera.

Kelompok Inti (Pokti) Kopdit CU Kasih Sejahtera kini berjumlah 143 orang, yang tersebar di 12 Kantor Pelayanan (KP) di wilayah Kabupaten Belu, TTU, dan Malaka. Dalam kesehariannya, Kelompok Inti Kopdit CU Kasih Sejahtera melayani secara suka rela demi pengembangan lembaga.
Diklat penyegaran ini dimaksudkan untuk mendalami spritualitas dan panggilan Kelompok Inti Kopdit CU Kasih Sejahtera, memurnikan fokus keterlibatan Kelompok Inti bersama lembaga serta membangun kesadaran kritis akan potensi diri dan nilai kehadirannya bagi anggota dan lembaga.
Diklat ini melibatkan 62 peserta yang adalah para anggota Kelompok Inti Kopdit CU Kasih Sejahtera utusan masing-masing Kantor Pelayanan, yang difasilitasi oleh dua orang fasilitator, yakni; Herman Abatan, S.Pd, MA sebagai Wakil Ketua Dewan Pengurus Kopdit CU Kasih Sejahtera dan Damianus Bau Lema, SE sebagai General Manager Kopdit CU Kasih Sejahtera.
Materi-materi yang digodok para fasilitator, antara lain; Pertama: Pengantar Singkat, Kedua: Orientasi Penyegaran Kelompok Inti, Ketiga: Spiritualitas Kelopok Inti, Keempat: Pemahaman tentang tenaga Volunteer, dan Kelima: Komitmen Kelompok Inti dalam gerakan Kopdit CU Kasih Sejatera ke Depan. Selain itu, ada beberapa pokok pikiran yang digali bersama untuk mencari akar masalah dan solusinya dalam diskusi kelompok yakni mengenai Rapat Bulanan di KP, Pendampingan Kombas, Diklat, Koordiniir Kegiatan, Penagihan Tim, dan Pangkalan Kolektor. Materi-materi dan pokok pikiran ini diramu oleh para fasilitator bersama para peserta selama dua hari penuh.
Akhirnya, semoga dengan diklat penyegaran ini, para Kelomok Inti (Pokti) yang adalah akar dari pohon Kopdit CU Kasih Sejahtera semakin memahami perannya sebagai bagian penting dari pergerakan Kopdit CU Kasih Sejahtera dan semakin termotivasi untuk melaksanakan tugas yang dipercayakan serta semakin menyadari potensi diri dan manfaat eksistensinya bagi anggota dan lembaga tercinta ini.
Penulis: Bagian Diklat dan Pemberdayaan
Diedit oleh Admin Web CUKS: Tryles Neonnub

